<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0"><channel><title>Interaksi dengan AI</title><link>https://lalu.pro/blogs/blog/1-interaksi-dengan-ai/</link><description><![CDATA[<p>Catatan harian berinterkasi dengan AI</p>]]></description><language>en</language><item><title>Apakah saya Vibe Coding?</title><link>https://lalu.pro/blogs/entry/1-apakah-saya-vibe-coding/</link><description><![CDATA[<p>Ya, boleh dibilang begitu. Apa itu <em>vibe coding</em>? Praktik menggunakan AI untuk menghasilkan kode tanpa pemahaman mendalam.</p><p>Anda bisa baca artikel ini lebih lanjut - <a rel="" href="https://lalu.pro/articles/ai-untuk-blogging/vibe-coding-ilusi-produktivitas-yang-menguras-waktu-dan-biaya-r6/">Vibe Coding: Ilusi Produktivitas yang Menguras Waktu dan Biaya</a></p><p>Tapi saya dulu belajar koding dan sampai sekarang masih belajar, walaupun hanya CSS dan HTML. Keduanya saya pelajari untuk kustom template Blogger. Sedikit belajar juga JavaScript dan PHP. Berdasarkan kenyataan ini, saya mengakui diri saya 'vibe coding'.</p><p>Meskipun pemahaman saya pada keempat bahasa koding tersebut masih saya sedikit, tetapi sangat membantu dalam menghasilkan produk digital dengan bantuan AI. Saya cukup mengetahui produk yang dihasilkan, misalnya template Blogger, cacat atau tidak sesuai seperti yang seharusnya. Saya bisa mengoreksi AI dengan bahasa teknis. Sebagai contoh, alih-alih mengatakan 'kaburkan ikonnnya', saya akan megatakan set opacity menjadi 16%. Daripada mengatakan geser ke kiri sedikit, saya akan mengatakan set padding-left:50px.</p><p>Saya merasa beruntung dulu pernah belajar koding sedikit. Saya tidak bisa membayangkan meminta AI untuk membuat tema, plugin, atau aplikasi web tanpa pemahaman koding sedkitpun.</p><p>Apakah <em>vibe coding</em> salah? Tidak sama sekali. Asalkan produk yang kita buat untuk keperluan pribadi. Tetapi kalau sebagai produk yang akan dilepas ke pasar, resikonya berat. Anda akan mengahadapi banyak hal sulit, termasuk <em>maintenance</em>, perbaikan <em>bug</em>, kebocoran kredensial, dlsb. Kalau hanya produk yang bersifat kosmetik seperti tema atau template Blogger tidak mengapa meskipun dilepas ke pasar atau dijual. Alasannya karena template Blogger hanya 'dekoratif' saja. Orang tidak akan bisa masuk ke server atau hosting Blogger untuk mengintip atau mencri sesuatu seandainya template yang Anda buat cacat.</p><p></p>]]></description><guid isPermaLink="false">1</guid><pubDate>Thu, 02 Jul 2026 00:47:00 +0000</pubDate></item></channel></rss>
