Skip to content
Lihat di aplikasi

Cara yang lebih baik untuk menjelajah. Pelajari lebih lanjut.

Lalu

Aplikasi layar penuh di layar beranda Anda dengan pemberitahuan, lencana, dan banyak lagi.

Untuk menginstal aplikasi ini di iOS dan iPadOS
  1. Ketuk ikon Berbagi di Safari
  2. Gulir menu dan ketuk Tambahkan ke Layar Utama.
  3. Ketuk Tambah di sudut kanan atas.
Untuk menginstal aplikasi ini di Android
  1. Ketuk menu 3 titik (⋮) di sudut kanan atas browser.
  2. Ketuk Tambahkan ke Layar Beranda atau Instal aplikasi.
  3. Konfirmasikan dengan mengetuk Instal.

Mengenal Bot Traffic: Apa Itu dan Mengapa Anda Wajib Peduli?

Saat ini, bot telah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia digital. Mereka membantu kita memesan makanan, atau bahkan sekadar mengingatkan kita untuk mengganti uang teman kerja yang membelikan makan siang. Bot memenuhi internet untuk menjalankan berbagai fungsi yang memang dirancang untuk mereka.

Namun, apa arti kehadiran bot-bot ini bagi pemilik situs web? Dan, yang mungkin lebih penting lagi, apa dampaknya terhadap lingkungan? Lanjutkan membaca untuk memahami segala hal yang perlu Anda ketahui tentang lalu lintas bot (bot traffic) dan mengapa Anda harus mulai memperhatikannya!

Apa Itu Bot?

Mari kita mulai dari konsep dasarnya. Bot adalah aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk menjalankan tugas-tugas otomatis melalui internet. Bot dapat meniru, atau bahkan menggantikan, perilaku pengguna manusia sungguhan. Mereka sangat andal dalam mengerjakan tugas yang berulang dan membosankan. Selain itu, bot bekerja dengan sangat cepat dan efisien, menjadikannya solusi ideal untuk menyelesaikan pekerjaan dalam skala besar (masif).

Apa Itu Lalu Lintas Bot (Bot Traffic)?

Lalu lintas bot mengacu pada semua kunjungan ke situs web atau aplikasi yang tidak dilakukan oleh manusia. Hal ini sangat wajar terjadi di internet. Jika Anda memiliki sebuah situs web, besar kemungkinan situs tersebut pernah dikunjungi oleh bot. Faktanya, hampir 30% dari seluruh lalu lintas internet saat ini berasal dari bot.

Apakah Bot Traffic Selalu Buruk?

Anda mungkin pernah mendengar bahwa lalu lintas bot merugikan situs web. Dalam banyak kasus, hal itu benar. Namun, ada juga bot yang baik dan sah. Semua itu bergantung pada tujuan bot tersebut diciptakan dan niat pembuatnya.

Beberapa bot sangat penting untuk menjalankan layanan digital yang kita gunakan sehari-hari, seperti mesin pencari atau asisten virtual. Di sisi lain, ada bot jahat yang mencoba meretas situs web untuk mencuri informasi sensitif. Lalu, bagaimana cara membedakan mana bot yang 'baik' dan mana yang 'buruk'? Mari kita bahas lebih dalam.

Mengenal Bot 'Baik'

Bot 'baik' menjalankan tugas tanpa membahayakan situs web atau server (komputer pusat yang menyimpan data situs web Anda). Mereka beroperasi secara transparan, mengidentifikasi diri mereka, dan memberi tahu Anda apa tujuan mereka mengunjungi situs web Anda.

Bot baik yang paling populer adalah perayap mesin pencari (sering disebut crawler atau spider). Ibarat seorang pustakawan yang berkeliling membaca dan mendata setiap buku di perpustakaan agar mudah dicari pengunjung, perayap mengunjungi situs web Anda untuk memindai kontennya. Tanpa bot perayap ini, mesin pencari seperti Google atau Bing tidak akan memiliki cara untuk menampilkan situs web Anda kepada orang-orang yang sedang mencari informasi. Jadi, ketika kita bicara tentang lalu lintas bot yang bermanfaat, kita merujuk pada bot jenis ini.

Selain perayap mesin pencari, beberapa contoh bot internet yang baik meliputi:

  • Perayap SEO: Jika Anda bekerja di bidang Search Engine Optimization (SEO), Anda mungkin menggunakan alat seperti Semrush atau Ahrefs untuk riset kata kunci atau menganalisis kompetitor. Agar alat ini bisa memberikan data yang akurat, mereka harus mengirimkan bot untuk merayapi web dan mengumpulkan informasi.

  • Bot Komersial: Perusahaan komersial menggunakan bot untuk mengumpulkan data dari internet. Contohnya: perusahaan riset menggunakannya untuk memantau tren berita pasar; jaringan iklan menggunakannya untuk memantau dan mengoptimalkan penayangan iklan; dan situs web 'kupon' menggunakannya untuk mengumpulkan kode diskon promosi agar bisa ditampilkan kepada pengguna mereka.

  • Bot Pemantau Situs: Bot ini bertugas memantau uptime (waktu aktif) dan performa situs web Anda. Mereka akan mengecek server secara berkala dan melaporkan statusnya. Jika situs Anda tiba-tiba down atau bermasalah, bot ini akan memberi tahu Anda sehingga Anda bisa segera mengambil tindakan.

  • Bot Umpan (Feed/Aggregator): Bot ini bertugas mengumpulkan dan menggabungkan konten berita dari berbagai sumber untuk disajikan kepada pengunjung situs Anda atau dikirimkan melalui newsletter email.---

Mengenal Bot 'Jahat'

Bot 'jahat' diciptakan dengan niat yang merugikan. Anda mungkin pernah melihat hasil kerja mereka: bot spam yang membanjiri kolom komentar situs web Anda dengan kalimat tidak masuk akal, tautan asing, dan iklan aneh. Anda mungkin juga pernah mendengar tentang bot curang yang memborong nomor undian online, atau bot yang langsung memborong habis tiket konser dalam hitungan detik untuk dijual kembali dengan harga tinggi.

Karena ulah bot-bot inilah lalu lintas bot mendapat reputasi buruk. Sayangnya, jumlah bot jahat yang berkeliaran di internet saat ini sangatlah banyak.

Berikut adalah beberapa jenis bot jahat yang harus Anda waspadai:

  • Pengumpul Email (Email Harvesters): Bot yang memindai situs web untuk mencuri alamat email, lalu mengirimkan pesan spam atau email berbahaya (seperti penipuan/phishing) ke kontak tersebut.

  • Bot Spam Komentar: Bot ini membanjiri kolom komentar situs web Anda dengan tautan yang mengarahkan pengunjung ke situs berbahaya. Biasanya, ini dilakukan untuk beriklan secara gratis atau memanipulasi peringkat mesin pencari (mencari backlink ilegal).

  • Bot Pengikis (Scraper Bots): Bot ini datang ke situs web Anda dan mengunduh (menyalin) semua yang bisa mereka temukan, mulai dari teks, gambar, kode HTML, hingga video. Pembuat bot ini kemudian akan mencuri dan menggunakan kembali konten Anda di tempat lain tanpa izin.

  • Bot Pencuri Kredensial & Serangan Brute Force: Bot ini mencoba meretas masuk ke situs web Anda untuk mencuri data sensitif. Mereka melakukannya dengan mencoba login layaknya pengguna sungguhan, menebak kombinasi nama pengguna dan kata sandi ribuan kali dalam hitungan detik (brute force).

  • Botnet (Komputer Zombie): Ini adalah jaringan yang terdiri dari ribuan perangkat yang telah terinfeksi virus. Peretas menggunakan jaringan ini untuk meluncurkan serangan DDoS (Distributed Denial-of-Service).

  • Bot Inventaris dan Tiket (Scalper): Bot yang otomatis memborong tiket acara hiburan atau produk edisi terbatas sesaat setelah dirilis. Para calo menggunakan bot ini untuk memonopoli barang dan menjualnya kembali dengan harga selangit demi meraup keuntungan.

Penjelasan tentang DDoS

Bayangkan ribuan orang yang tidak berniat belanja tiba-tiba berdesakan masuk ke toko kecil Anda pada saat yang bersamaan. Toko akan penuh sesak, pintu jebol, dan pelanggan asli tidak bisa masuk. Itulah DDoS; bot membanjiri server Anda dengan permintaan kunjungan palsu hingga server kelebihan beban dan situs web Anda mati atau tidak bisa diakses.

Mengapa Anda Harus Peduli dengan Lalu Lintas Bot?

Sekarang setelah Anda memahami apa itu lalu lintas bot, mari kita bahas mengapa hal ini sangat penting bagi kelangsungan situs web Anda.

1. Berdampak pada Performa (Kinerja) Situs Web

Lalu lintas bot berbahaya membebani server situs web Anda. Kunjungan berulang dari bot akan menguras bandwidth (kapasitas transfer data) server Anda. Hal ini bisa membuat situs web Anda menjadi sangat lambat atau bahkan mati total jika terkena serangan DDoS. Saat situs Anda lambat atau mati, Anda berisiko kehilangan pengunjung asli dan potensi penjualan yang akhirnya jatuh ke tangan kompetitor.

Selain itu, bot berbahaya sering kali menyamar sebagai lalu lintas manusia biasa. Akibatnya, data analitik situs web Anda menjadi kacau. Anda mungkin melihat lonjakan pengunjung yang drastis, tetapi bingung mengapa tidak ada penjualan atau interaksi nyata (konversi). Data yang salah ini bisa sangat merugikan karena membuat Anda mengambil keputusan bisnis yang keliru.

2. Mengancam Keamanan Situs

Bot berbahaya adalah ancaman nyata bagi keamanan. Mereka akan terus mencari celah keamanan di situs web Anda, mencoba masuk secara paksa dengan menebak kata sandi, dan melaporkan kelemahan sistem kepada peretas. Jika situs Anda memiliki kerentanan, peretas dapat menyusupkan virus ke situs Anda dan menyebarkannya kepada pengunjung asli Anda. Jika Anda mengelola toko online, bot ini akan mengincar data sensitif seperti informasi kartu kredit pelanggan.

3. Membawa Dampak Buruk bagi Lingkungan

Tahukah Anda bahwa lalu lintas bot berdampak pada lingkungan hidup? Setiap kali bot mengunjungi situs Anda, ia mengirimkan permintaan data (HTTP) ke server. Server Anda harus merespons dan memproses informasi yang diminta. Setiap proses ini memaksa server untuk bekerja keras dan mengonsumsi energi listrik.

Mengingat betapa banyaknya jumlah bot di internet saat ini, Anda bisa membayangkan bahwa total energi listrik yang dihabiskan khusus untuk melayani lalu lintas bot ini sangatlah masif! Dalam hal ini, tidak peduli apakah itu bot baik atau bot jahat yang datang berkunjung. Keduanya sama-sama memakan energi server dan memiliki konsekuensi terhadap jejak karbon lingkungan.

Studi Kasus Kecil: Fakta Mengejutkan di Balik Angka

Statistik kunjungan manusia sungguhan vs robot

Mari kita ambil contoh nyata dari data analitik (AWStats) sebuah situs web yang saya kelola. Data ini adalah paruh pertama bulan Februari 2026, artinya hanya dua pekan. Dalam kurun waktu 13 hari, lalu lintas dari manusia sungguhan (Viewed traffic) mencatatkan 31.407 pengunjung unik. Manusia-manusia ini membuka total 91.615 halaman dan mengonsumsi bandwidth sebesar 1,95 GB.

Terlihat seperti angka wajar dari lalu lintas yang sibuk, bukan? Namun, mari kita bandingkan dengan lalu lintas non-manusia atau bot (Not viewed traffic). Dalam periode yang sama, bot membuka hingga 259.541 halaman—hampir tiga kali lipat lebih banyak dari pengunjung manusia! Mereka juga menguras bandwidth jauh lebih besar, yakni 2,97 GB.

Jika kita memantau aktivitas log pengunjung secara langsung (real-time), kita bisa melihat di sela-sela pengunjung asli ("Tamu"), ada juga pengunjung bot. Terdapat perayap dari mesin pencari seperti Bing, hingga bot dari layanan alat SEO komersial populer seperti Ahrefs dan SEMRush.

kunjungan_robot_seo.webp

Meskipun beberapa di antaranya berstatus sebagai bot 'baik', bukti data di atas menunjukkan bahwa lalu lintas bot juga mengambil jatah sumber daya server. Kunjungan bot yang masif ini tidak hanya membebani kinerja situs web, tetapi juga membuang porsi energi yang sangat besar—sumber daya komputasi dan listrik yang seharusnya bisa dihemat atau difokuskan murni untuk melayani pengunjung manusia yang sesungguhnya.

Apa yang Bisa Anda Lakukan untuk Mengatasi Bot 'Jahat'?

Anda bisa mendeteksi bot jahat dan memblokirnya agar tidak bisa masuk ke situs Anda. Langkah ini akan menghemat bandwidth, meringankan beban server, dan pada akhirnya membantu menghemat energi.

Cara paling dasar adalah dengan memblokir alamat IP (identitas nomor jaringan perangkat) tertentu jika Anda mengidentifikasi lalu lintas yang tidak wajar dari sumber tersebut. Cara ini memang berhasil, tetapi sangat menyita waktu dan tenaga jika dilakukan manual.

Sebagai alternatif yang lebih cerdas, Anda bisa menggunakan layanan manajemen bot seperti Cloudflare. Perusahaan seperti ini memiliki database (pusat data) yang sangat luas untuk mengenali ciri-ciri bot baik dan bot jahat. Dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan machine learning, mereka bisa mendeteksi dan memblokir bot jahat bahkan sebelum bot tersebut berhasil menyentuh situs web Anda.

Gunakan Plugin Keamanan

Selain itu, jika situs web Anda menggunakan platform WordPress, Anda wajib memasang plugin keamanan. Beberapa plugin populer (seperti Sucuri Security atau Wordfence) dikelola oleh perusahaan yang memiliki tim peneliti keamanan khusus. Plugin ini secara otomatis akan memblokir bot 'jahat' yang sudah dikenali. Mereka juga menyediakan fitur yang memungkinkan Anda melacak dari mana lalu lintas mencurigakan itu berasal, sehingga Anda bisa memutuskan tindakan blokir yang tepat.

Bagaimana dengan Bot 'Baik'?

Seperti yang dibahas sebelumnya, bot 'baik' memang bermanfaat karena fungsi mereka penting dan cara kerja mereka transparan. Namun, seperti yang terlihat pada studi kasus di atas, mereka tetap memakan banyak sekali energi dan sumber daya server. Ditambah lagi, tidak semua bot 'baik' ini mendatangkan keuntungan finansial bagi Anda.

Jadi, langkah apa yang bisa Anda ambil untuk mengelola bot-bot baik ini?

1. Blokir Jika Tidak Memberikan Manfaat

Anda berhak memutuskan apakah bot 'baik' tertentu boleh merayapi situs Anda atau tidak. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah manfaat yang diberikan oleh perayapan bot ini lebih besar daripada biaya server dan dampak lingkungannya?

Ambil contoh bot mesin pencari. Google dan Bing bukanlah satu-satunya mesin pencari di dunia. Bagaimana jika sebuah mesin pencari alternatif telah memindai situs Anda 500 kali hari ini, tetapi hanya mendatangkan sepuluh pengunjung sungguhan? Jika manfaatnya sangat minim, Anda harus mempertimbangkan untuk memblokirnya.

2. Batasi Kecepatan Perayapan (Crawl Rate)

Jika sebuah bot mematuhi aturan penundaan perayapan (crawl-delay) dalam file robots.txt Anda, Anda harus mengaturnya. Dengan cara ini, bot tidak akan kembali setiap 20 detik hanya untuk memindai halaman yang sama berulang kali. Mari kita jujur, Anda mungkin tidak memperbarui konten situs web Anda 100 kali dalam sehari, bahkan jika Anda memiliki situs berita yang besar sekalipun.

Bereksperimenlah dengan batas kecepatan ini dan pantau pengaruhnya terhadap lalu lintas situs Anda. Mulailah dengan jeda waktu yang kecil, lalu tingkatkan ketika Anda yakin hal itu tidak mengganggu posisi situs Anda di mesin pencari. (Catatan: Google saat ini tidak mendukung instruksi crawl-delay di robots.txt, sehingga pengaturannya harus dilakukan khusus melalui Google Search Console).

3. Bantu Mereka Merayap Lebih Efisien

Ada banyak area di situs web Anda yang seharusnya tidak perlu diakses oleh perayap. Contohnya adalah halaman hasil pencarian internal Anda. Itulah mengapa Anda harus memblokir akses bot ke area tersebut melalui file robots.txt. Ini tidak hanya menghemat energi, tetapi juga membantu mengoptimalkan anggaran perayapan (waktu yang dialokasikan bot untuk situs Anda) agar mereka fokus pada artikel penting saja.

Selanjutnya, Anda dapat membantu bot bekerja lebih efisien dengan menghapus tautan otomatis yang tidak berguna yang dibuat oleh sistem (CMS) dan plugin Anda. Misalnya, WordPress sering kali secara otomatis membuat umpan RSS khusus untuk komentar situs web. Hampir tidak ada manusia yang melihat umpan RSS ini. Membiarkan tautan ini ada hanya akan menciptakan jalan buntu bagi perayap untuk terus bolak-balik tanpa arti, membuang-buang energi server dalam prosesnya.


Diskusi: Pernahkah Anda mengecek laporan server (AWStats) dan menyadari siapa pengunjung terbanyak Anda? Berdasarkan data terbaru, bot sering kali mengonsumsi bandwidth dan membuka halaman tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan manusia sungguhan! Di antara tamu organik, server kita sibuk melayani antrean bot raksasa seperti Bing, Ahrefs, hingga SEMRush. Masalahnya, setiap gigabyte bandwidth yang disedot oleh bot ini membutuhkan energi listrik nyata dari server, berkontribusi langsung pada jejak karbon digital. Pertanyaannya: Sebagai pemilik website, sejauh mana kita harus bersikap tegas memblokir atau membatasi bot-bot komersial ini demi menghemat sumber daya server dan energi bumi? Apakah membiarkan mereka masuk selalu sepadan dengan hasil SEO yang kita dapatkan? Mari berdiskusi!

Account

Navigation

Cari

Cari

Configure browser push notifications

Chrome (Android)
  1. Tap the lock icon next to the address bar.
  2. Tap Permissions → Notifications.
  3. Adjust your preference.
Chrome (Desktop)
  1. Click the padlock icon in the address bar.
  2. Select Site settings.
  3. Find Notifications and adjust your preference.