Skip to content
Lihat di aplikasi

Cara yang lebih baik untuk menjelajah. Pelajari lebih lanjut.

Lalu

Aplikasi layar penuh di layar beranda Anda dengan pemberitahuan, lencana, dan banyak lagi.

Untuk menginstal aplikasi ini di iOS dan iPadOS
  1. Ketuk ikon Berbagi di Safari
  2. Gulir menu dan ketuk Tambahkan ke Layar Utama.
  3. Ketuk Tambah di sudut kanan atas.
Untuk menginstal aplikasi ini di Android
  1. Ketuk menu 3 titik (⋮) di sudut kanan atas browser.
  2. Ketuk Tambahkan ke Layar Beranda atau Instal aplikasi.
  3. Konfirmasikan dengan mengetuk Instal.

Hyundai dan Boston Dynamics Pamerkan Robot Humanoid 'Atlas' di CES

Panggung CES (Consumer Electronics Show) tahun ini menjadi saksi bisu transformasi teknologi dunia. Hyundai Motor Group bersama Boston Dynamics resmi memperkenalkan Atlas, robot humanoid (robot menyerupai manusia) yang kini dirancang khusus untuk bekerja di lingkungan industri, bukan lagi sekadar prototipe penelitian.

Sejak Hyundai mengambil alih Boston Dynamics pada 2021, Atlas telah dipersiapkan sebagai tulang punggung strategi manufaktur jangka panjang. Robot ini diproyeksikan untuk membantu tugas-tugas berat dan berisiko tinggi, terutama di pabrik otomotif yang sering kali membutuhkan gerakan berulang yang melelahkan bagi manusia.

Rencana Produksi Masif dan Kemampuan Teknis

Hyundai tidak main-main dalam ambisinya. Perusahaan menargetkan produksi hingga 30.000 unit Atlas per tahun pada 2028. Rencananya, robot ini akan mulai bertugas di Metaplant milik Hyundai di Savannah, Georgia, Amerika Serikat.

Berikut adalah beberapa keunggulan teknis Atlas yang membuatnya unggul di area pabrik:

  • Kekuatan Fisik: Mampu mengangkat beban hingga 50 kg (110 pon) dan menjangkau ketinggian hingga 2,3 meter (7,5 kaki).

  • Ketahanan Cuaca: Dapat beroperasi di suhu ekstrem, mulai dari -20°C hingga 40°C.

  • Efisiensi Energi: Menggunakan sistem baterai yang bisa diganti secara otomatis (auto-swap) agar robot tidak perlu berhenti bekerja dalam waktu lama untuk pengisian daya.

  • Kendali Pintar: Dapat dikendalikan dari jarak jauh maupun beroperasi secara mandiri (otonom).

Otak Buatan dari Google DeepMind

Untuk membuat Atlas semakin cerdas, Hyundai menggandeng Google DeepMind. Kerjasama ini fokus pada penyediaan "otak" berupa AI (Artificial Intelligence) yang memungkinkan Atlas untuk memahami lingkungan sekitar, mengambil keputusan, dan merencanakan gerakan secara alami tanpa harus diprogram ulang berkali-kali.

Robot Atlas

Langkah ini menempatkan Atlas dalam persaingan ketat dengan robot humanoid lain seperti Optimus milik Tesla atau robot dari Figure AI. Keunggulan utama Hyundai adalah mereka memiliki pabrik sendiri sebagai tempat pengujian langsung di dunia nyata.

Bukan Pengganti, Tapi Rekan Kerja?

Meskipun kecanggihan ini memicu kekhawatiran mengenai hilangnya lapangan kerja, Hyundai menegaskan bahwa Atlas hadir untuk mengurangi beban fisik manusia dan risiko cedera di tempat kerja. Tantangan besar ke depan tetap ada, mulai dari masalah perawatan, sertifikasi keselamatan, hingga penerimaan tenaga kerja manusia terhadap rekan kerja robotik mereka.


Diskusi: Hyundai dan Boston Dynamics siap memproduksi 30.000 robot humanoid Atlas pada 2028 untuk bekerja di pabrik otomotif dengan dukungan AI dari Google DeepMind. Meskipun teknologi ini menjanjikan efisiensi dan keamanan kerja bagi tugas-tugas berbahaya, muncul pertanyaan besar: Apakah kehadiran robot humanoid di lini produksi benar-benar merupakan bentuk kolaborasi yang meringankan beban manusia, ataukah ini awal dari hilangnya peran manusia secara permanen dalam industri manufaktur?

Account

Navigation

Cari

Cari

Configure browser push notifications

Chrome (Android)
  1. Tap the lock icon next to the address bar.
  2. Tap Permissions → Notifications.
  3. Adjust your preference.
Chrome (Desktop)
  1. Click the padlock icon in the address bar.
  2. Select Site settings.
  3. Find Notifications and adjust your preference.