Yesterday at 12:11 PM1 day Mei 2023, Tech Advisor menulis artikel berjudul "12 not-so evil AI services that can improve your life" — judul yang harus meyakinkan pembaca dulu bahwa AI "nggak seseram itu". Di ulasan Galaxy S23 Ultra bulan yang sama, AI cuma disebut sekilas sebagai bumbu di balik portrait mode. Yang jadi bintang tetap S Pen, layar, dan kamera 200MP.Tiga tahun kemudian, urutan itu terbalik total.2023: AI sebagai alat diam-diam. ChatGPT dan Bing Chat diperlakukan sebagai eksperimen baru yang menarik, bukan produk mapan. Materi pemasaran S23 Ultra tidak pernah dibuka dengan kata "AI".2026: AI membuka setiap presentasi. Halaman produk Galaxy S26 Ultra sekarang dibuka dengan "AI tools that actually save you time". Chip-nya bahkan bukan Snapdragon biasa, tapi "Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy" — varian yang dikustomisasi khusus untuk AI Samsung. Setiap chipmaker kini memamerkan angka TOPS (kecepatan NPU) setara pentingnya dengan RAM.ChipKlaim performa AISnapdragon 8 Elite Gen 5 (Galaxy S26)~100 TOPS, 56 model AI < 5 milidetikApple A19 Neural Engine (iPhone 17)38 TOPS, model bahasa on-device 3 miliar parameterGoogle Tensor G5 (Pixel 10)TOPS tak dipublikasi, throughput ~10,4 token/detikTiga hal yang benar-benar berubah bukan cuma istilah:Cloud → on-device. Dulu AI berarti kirim data ke server. Sekarang sebagian besar fitur jalan lewat NPU, tanpa internet.Reaktif → agentic. Dulu AI jawab kalau ditanya. Sekarang istilah "agentic AI" jadi standar — AI mengamati kebiasaan lalu bertindak duluan.Opsional → prasyarat hardware. NPU sekarang jadi komponen wajib flagship, bukan nilai tambah.Tapi ada tamparannya juga. Mei 2026, Sony meluncurkan "AI Camera Assistant" di Xperia 1 VIII — langsung dihujat viral, bahkan disindir terbuka oleh CEO Nothing, Carl Pei. Riset pemasaran 2026 mulai mencatat kelelahan konsumen terhadap "AI-first branding": makin gencar teriak AI, makin cepat kena skeptisisme kalau hasilnya tidak sesuai janji.Intinya: AI pindah dari bumbu jadi headline dalam tiga tahun — tapi persis seperti Space Zoom sebelumnya, makin besar klaimnya, makin ketat juga publik menguji kebenarannya.
Join the conversation
You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.