Berikut .htaccess WordPress lengkap dengan 9 bagian konfigurasi:
WordPress Core — Rewrite rules standar agar permalink bekerja. Wajib ada.
Keamanan – Blokir File Sensitif — Melindungi
wp-config.php,xmlrpc.php, file log/backup, dan memblokir eksekusi PHP di folderuploads(mencegah shell upload).Keamanan – Proteksi Serangan — Blokir bot/scanner berbahaya, SQL Injection, XSS, dan akses langsung ke
wp-includes. Juga menambahkan security headers sepertiX-Frame-Options,X-Content-Type-Options, danPermissions-Policy.Kompresi Gzip — Mengecilkan ukuran transfer HTML, CSS, JS, font, dan SVG sebelum dikirim ke browser.
Browser Caching — Aset statis (gambar, CSS, JS, font) di-cache hingga 1 tahun. HTML tidak di-cache agar selalu fresh.
ETags & Keep-Alive — Menonaktifkan ETag (tidak efisien di shared hosting) dan mengaktifkan koneksi persistent.
Redirect HTTPS & www — Template siap pakai, tinggal hapus tanda
#sesuai kebutuhan (HTTP→HTTPS, www atau non-www).Batas Upload PHP — Konfigurasi opsional jika hosting mengizinkan override via
.htaccess.Error Page Kustom — Template redirect ke halaman error buatan sendiri.
Hal yang perlu disesuaikan:
HTTPS redirect → hapus tanda
#di bagian [7] jika sudah pasang SSLBlokir wp-login.php → isi IP Anda di bagian [2] untuk keamanan ekstra
xmlrpc.php → aktifkan blokir jika tidak pakai Jetpack atau aplikasi mobile WordPress
PHP limits → aktifkan bagian [8] jika perlu upload file besar