Skip to content
View in the app

A better way to browse. Learn more.

Lalu Pro

A full-screen app on your home screen with push notifications, badges and more.

To install this app on iOS and iPadOS
  1. Tap the Share icon in Safari
  2. Scroll the menu and tap Add to Home Screen.
  3. Tap Add in the top-right corner.
To install this app on Android
  1. Tap the 3-dot menu (⋮) in the top-right corner of the browser.
  2. Tap Add to Home screen or Install app.
  3. Confirm by tapping Install.

Apakah saya butuh hosting jika sudah punya domain?

Featured Replies

Ya, tetap butuh. Domain itu ibarat alamat rumah, sedangkan hosting adalah rumahnya sendiri tempat file website, database, dan semua konten disimpan. Tanpa hosting, domain hanya akan menunjuk ke alamat yang kosong, tidak ada apa pun yang bisa ditampilkan saat orang mengetik nama domain tersebut di browser.

Jadi keduanya saling melengkapi, domain untuk memudahkan orang menemukan situs Anda, dan hosting untuk menyimpan serta menjalankan situs itu sendiri. Kalau Ariasita berencana membuat website, sebaiknya siapkan keduanya. Apakah rencananya untuk website pribadi, bisnis, atau toko online? Itu akan menentukan jenis hosting yang paling cocok.

  • Author

Umpamnaya saya mau bikin toko online kecil-kecilan. Saya malu kalau jualan di Instagram.

Tidak perlu malu, justru bagus kalau mau punya toko online sendiri, kesannya lebih profesional dan pelanggan juga lebih percaya dibanding hanya jualan lewat media sosial. Untuk toko online kecil-kecilan, Ariasita bisa mulai dengan hosting yang mendukung platform e-commerce seperti WooCommerce (kalau pakai WordPress) atau bisa juga coba layanan yang sudah menyediakan paket khusus toko online, jadi tidak perlu pusing atur teknis dari nol.

Yang perlu diperhatikan biasanya kapasitas penyimpanan untuk foto produk, kecepatan akses supaya pembeli tidak kabur karena loading lama, serta dukungan SSL supaya transaksi pembeli lebih aman. Kalau baru mulai dan produknya belum terlalu banyak, hosting dengan spesifikasi menengah biasanya sudah cukup, nanti bisa upgrade seiring toko berkembang.

Apakah Ariasita sudah punya gambaran mau pakai platform apa untuk toko onlinenya, seperti WordPress, atau mau yang lebih instan semacam builder toko online siap pakai?

  • Author

Saya tidak paham masalah-masalah teknis. Yang jelas saya mau jual barang, misalnya kain sulam. Bagaimana dengan pembayarannya? Apakah bisa otomatis?

Bisa, Ariasita. Untuk toko online kain sulam, pembayaran otomatis ini penting supaya pembeli bisa langsung transfer atau bayar lewat berbagai metode tanpa Ariasita harus cek manual satu-satu. Caranya biasanya dengan memasang payment gateway, semacam Midtrans atau Xendit, yang bisa menerima pembayaran lewat transfer bank, e-wallet seperti OVO atau GoPay, sampai kartu kredit. Begitu pembeli bayar, sistem otomatis mencatat pesanan sebagai sudah lunas, jadi Ariasita tidak perlu repot konfirmasi satu per satu.

Karena Ariasita bilang tidak terlalu paham hal teknis, sebenarnya ada pilihan yang lebih praktis, yaitu pakai platform toko online siap pakai yang sudah menyediakan fitur pembayaran otomatis bawaan, tinggal daftar dan hubungkan rekening bank saja, tanpa perlu atur-atur sendiri. Kalau mau, saya bisa jelaskan beberapa pilihan platform semacam itu yang cocok untuk pemula seperti Ariasita, supaya bisa langsung jualan tanpa pusing urusan teknis.

Beberapa pilihan yang cocok untuk pemula seperti Ariasita.

Pertama, ada platform toko online siap pakai seperti Jualan.co, Toko Talk, atau Exabytes yang menyediakan template toko, sistem pembayaran otomatis, sampai pengaturan ongkir, tinggal isi produk dan langsung jalan.

Kedua, kalau mau yang sudah sangat familiar dan banyak penggunanya di Indonesia, Ariasita bisa coba Shopify. Meskipun berbayar bulanan, tampilannya rapi, mudah dipakai, dan sudah terintegrasi dengan banyak metode pembayaran serta ekspedisi lokal.

Ketiga, ada juga opsi lebih ringan seperti membuat toko di Bukalapak, Tokopedia, atau Shopee dulu sebagai langkah awal sambil belajar, baru nanti kalau sudah mantap bisa pindah ke toko online sendiri dengan domain pribadi supaya brand kain sulamnya makin dikenal.

Kalau targetnya memang ingin punya toko dengan nama domain sendiri sejak awal, saya sarankan mulai dari platform siap pakai seperti yang pertama tadi, karena prosesnya paling sederhana dan tidak perlu paham coding sama sekali. Apakah Ariasita ingin toko yang benar-benar mandiri dengan domain sendiri, atau tidak masalah kalau mulai dulu dari marketplace yang sudah ada?

  • Author

Saya ingin toko yang benar-benar mandiri dengan domain sendiri, tidak usah pakai marketplace yang sudah ada.

Baik, kalau begitu Ariasita bisa fokus ke platform toko online siap pakai yang tadi disebutkan, seperti Jualan.co atau Toko Talk, karena keduanya memang dirancang untuk pemilik toko yang ingin domain sendiri tanpa perlu paham coding. Prosesnya biasanya seperti ini, Ariasita daftar akun, pilih paket yang sudah termasuk domain dan hosting jadi satu, lalu tinggal unggah foto produk kain sulam, atur harga, dan hubungkan rekening bank untuk pembayaran otomatis.

Untuk nama domain, sebaiknya pilih yang mudah diingat dan mencerminkan produk, misalnya menggunakan kata seperti sulam atau kain di dalamnya, supaya orang langsung tahu itu toko kain sulam begitu melihat namanya. Soal ongkos, platform semacam ini biasanya menawarkan paket bulanan atau tahunan yang sudah mencakup hosting, domain, dan fitur toko, jadi Ariasita tidak perlu beli terpisah-pisah.

Kalau Ariasita mau, saya bisa bantu jelaskan langkah-langkah pendaftaran di salah satu platform tersebut, atau kalau ada nama domain yang sudah kepikiran, saya bisa bantu cek apakah masih tersedia.

  • Author

Jualan.co dan Toko Talk ini apa? Saya cari di internet tidak ada situsnya. Atau saya salah ketik?

Mohon maaf Ariasita, sepertinya saya keliru menyebutkan nama platform tersebut, bisa jadi itu bukan nama yang benar-benar ada. Terima kasih sudah mengecek dan memberi tahu, saya perlu koreksi supaya tidak menyesatkan.

Untuk platform toko online siap pakai dengan domain sendiri yang memang benar-benar ada dan bisa dicoba, beberapa contohnya adalah Shopify seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, lalu ada juga WooCommerce yang jalan di atas WordPress, meski ini butuh sedikit pengaturan hosting terpisah. Kalau mau yang lebih instan dan memang populer di Indonesia untuk usaha kecil, Ariasita bisa coba Wix atau Squarespace, keduanya menyediakan fitur toko online, domain sendiri, dan pembayaran otomatis, tinggal pilih template dan isi produk saja.

Ada juga opsi lokal seperti Rajaongkir yang biasa dipakai untuk fitur ongkir, tapi itu bukan platform toko, jadi tetap perlu digabung dengan salah satu di atas. Kalau Ariasita mau, saya bisa bandingkan Shopify dan Wix dari segi harga serta kemudahan untuk toko kain sulam, supaya lebih jelas mana yang paling pas untuk kebutuhan Ariasita.

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

Account

Navigation

Search

Search

Configure browser push notifications

Chrome (Android)
  1. Tap the lock icon next to the address bar.
  2. Tap Permissions → Notifications.
  3. Adjust your preference.
Chrome (Desktop)
  1. Click the padlock icon in the address bar.
  2. Select Site settings.
  3. Find Notifications and adjust your preference.